Hukum Ngupati Menurut Pandangan Islam


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Hukum Ngupati Menurut Pandangan Islam – Tradisi atau kebudayaan tidak bisa terlepas dari yang namanya kehidupan sehari hari, Indonesia sebagai salah satu negara yang kaya dengan budaya sudah sangat akrab dengan tradisi tradisi yang telah dilakukan oleh nenek moyang kita dahulu. Dari berbagai macam tradisi yang ada di Indonesia, yang akan kami bahas dikesempatan ini yakni tradisi atau kebiasaan ngupati. Apa itu ngupati? mari simak informasinya dibawah ini.

Ngupati

Ngupati merupakan upacara selametan memperingati 4 bulan kehamilan, kata ngupat berasal dari kata kapat yang berarti empat. Biasanya acara ini dilkakukan apabila ada seorang yang sedang hamil masuk empat bulan, kebiasaan ini sangat kental dengan masyarakat Jawa. Menurut orang dahulu pada waktu umur kehamilan empat bulan diyakini hari dimana Allah meniupkan ruh kepada si jabang bayi sekaligus dicatat umurnya, rezekinya, matinya, dan nasib baik buruknya. Tradisi ngupati biasa di isi dengan cara membaca doa dan tahlil serta bacaan ayat-ayat suci al-qur’an seperti surat Yusuf, surat Maryam, surat taubat, surat ar-Rahman, surat al-ihklas,surat al-fatihah dan surat yasin. Surat surat tersebut dibaca secara bersamaan yang dipimpin oleh seorang Imam atau ulama.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak

Tujuan dari tradisi ngupati yaitu untuk memohon keberkahan, keselamatan dan kesejahteraan kepada Allah yang ditunjukan untuk sang bayi. Dan membaca surat Maryam surat Yusuf dengan harapan bayinya kelah lahir jika perempuan seperti Maryam dan jika laki-laki sperti nabi yusuf baik rupa, kegagahan dan aklak budi pekertinya. Kemudian untuk surat Taubat yang dibacakan berharap kelak sang bayi bisa menjadi manusia yang selalu bertaubat dan selalu kembali kepada Allah SWT. Dan untuk membaca surat al-ikhlas dan Yasin berharap kelak si jabang bayi memiliki tauhid yang kuat dan kokoh, sementara membaca surat Ar rahman dengan harapan agar selalu kasih dan sayang kepada orang tua, antar sesama dan alam semesta.

Hukum Ngupati
Terus bagiaman pandangan Islam terhadap tradisi ngupati yang sering dilakukan, pada dasarnya tradisi ngupati ini adalah aktivitas yang mengandung prinsip kebaikan seperti memohon keberkahan dan keselamatan untuk jabang bayi. Dan agama Islam sendiri selalu mengajarkan kebaikan dan Allah tidak akan meyia-nyiakan hamba yang selalu memohon kepada Nya. Sesuai dengan firmanNya “Ud’uni astajib lakum” memohonlah kepada Ku maka Aku akan kabulkan doamu. Dengan adanya firman Allah tersebut bisa disimpulkan apabila seseorang mempunyai hajat atau keperluan dan keinginan adukanlah kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan adanya penjelasan di atas berarti tradisi ngupati hukumnya sah dan boleh oleh Agama sebab Allah memerintahkan kita memohon dan meminta justru orang yang tidak mau meminta atau berdoa kepada Allah, termasuk orang yang sombong.


Laporkan Iklan Ini Tidak Layak
Hukum Ngupati Menurut Pandangan Islam | doa mustajab | 4.5